Senin, 10 Juni 2013

IBUNDAKU

kerut wajah ibunda, tampak

menyinari kasih sepanjang jalannya

semangat hidupnya, menhentak

dari balik selimut harapan

air mata mengalir diam-diam

dipipinya, yang terluluh waktu

menangis tanpa tersedu

dan tanpa aku tahu

bibirnya tak beranjak bicara

walau kalbumu tersayat

meniti derita sepanjang hayat

dari kalbu yang keras bak batu

tak peduli dengan keadilan

milkmu, ibunda

Posting Lebih Baru Beranda

0 komentar:

Posting Komentar